Rangkuman Materi K13 Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 Rukun Dalam Perbedaan


Rangkuman Materi SD Kurikulum 2013 K13 - Selamat datang di blog Kurikulum 2013 revisi Pada Post kali ini admin bakal share mengenai Rangkuman Materi K13 Tema 2 Subtema 1 "Rukun dalam Perbedaan" Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2018/2019. Perlu Bapak/Ibu guru pahami bersama bahwa pada Kurikulum 2013 hasil revisi terbaru. Berikut rangkuman materi pembelajaran di kelas 6 pada tema 2 dan khusus nya untuk subtema 1 yang berjudul Rukun dalam Perbedaan.

Pada Post kali ini admin bakal share mengenai Rangkuman Materi K Rangkuman Materi K13 Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 Rukun dalam Perbedaan

Rangkuman materi ini tujuan nya sebagai bahan gambaran awal bagi guru kelas 6 tentang materi pada subtema1 tema 2. Dengan memahami rangkuman materi, maka guru akan lebih mudah dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran tematik di kelas 6.

Dalam rangkuman ini admin  Kurikulum 2013 revisi bakal mengetengahkan ringkasan materi mupel yang terpadu secara tematik dalam tema 2, yaitu PKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS dan SBdP. Langsung saja berikut ini, ringkasan materi pembelajaran subtema 1 tema 2 kelas 6.

Ringksan Materi PKn

Indonesia adalah negara yang majemuk. Kemajemukan dalam negara dan bangsa ini terlihat dari keberagaman : suku, agama, adat istiadat, budaya, bahasa daerah dan berbegai jenis lainnya.

Keberagaman tersebut bukan menjadi sebuah pemecah dan membuat kita tercerai berai. Justru keberagaman membuat kita semakin bersatu dan kukuh.

Persatuan dan kesatuan akan tetap terwujud apabila kita membudayakan hidup rukun. Hidup rukun di keluarga, sekolah dan masyarakat. Membiasakan selalu sikap hidup rukun membuat kita akan semakin damai.

Dalam perayaan-perayaan hari agama tertentu, kita bisa senantiasa ikut serta membantu dan mengucapkan selamat merayakan hari raya pada agama yang dianut oleh teman kita.

Semangat persatuan bangsa Indonesia tercermin pada seni budaya lokal, salah satunya adalah melalui tarian. Banyak tarian daerah Indonesia yang menyerukan persatuan. Seperti Lego-Lego, Tari Adat Alor Bermakna Persatuan.


Tarian ini ditujukan untuk mengajak masyarakatnya bersatu membangun
kampung dan negeri. Pada masing-masing kawasan di Kabupaten Alor terdapat gaya tari dan nyanyian yang berbeda-beda, namun formasinya
tetap sama, yakni lingkaran.

Menjaga kerukunan di lingkungan tempat tinggal kita merupakan tugas setiap warga. Menjaga kerukunan di lingkungan tempat tinggal kita merupakan tugas setiap warga.

Mewujudkan kerukunan sehingga menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan pengamalan Pancasila terutama sila ke-3.


Ringkasan Materi Bahasa Indonesia.

Pembelajaran tematik kelas 6 subtema 1 menyajikan pembelajaran menyusun kalimat tanya. Adapun beberapa kata tanya yang dibelajarkan pada siswa adalah kata tanya kapan, dimana, siapa, bagaimana, dimana dan mengapa.

Kata tanya apa menanyakan kata benda, keadaan atau perbuatan.
Kata tanya siapa, menanyakan orang.
Kata tanya dimana menanyakan tempat.
Kata tanya kapan, menanyakan waktu.
Kata tanya bagaimana, menanyakan penjelasan suatu permasalahan.
Kata tanya mengapa, menanyakan alasan atau sebab timbulnya suatu masalah.


Ringkasan Materi IPA

Tumbuhan beradaptasi untuk mempertahankan hidupnya. Adaptasi adalah
ciri-ciri khusus yang dimiliki tanaman atau tumbuhan untuk hidup pada tempat atau daerah tertentu.

Tanaman teratai tumbuh di air. Agar dapat menyesuaikan diri, tanaman
ini memiliki akar di bawah air. Tangkai daunnya tumbuh menjalar sehingga
daun teratai dapat mengapung di air.   

Daun teratai bundar dan lebar, fungsinya adalah agar daun
dapat menyerap cahaya matahari sebanyak-banyaknya. Hal ini akan
berdampak saat penguapan air dan berfotosintesis. Daun teratai memiliki
larutan yang bermanfaat sebagai pembersih daun.

Teratai memiliki batang dengan rongga di dalamnya. Rongga ini
berfungsi untuk membawa oksigen ke batang dan akar. Meskipun akar
berada di dalam air, akar masih tetap dapat bernapas.

Berdasarkan habitatnya, tumbuhan dibagi menjadi tiga jenis.

Hidrofit
Tumbuhan yang sebagian tubuhnya ada di permukaan air.
Akarnya berada di air. Memiliki rongga udara dalam batang atau
tangkai daun. Daunnya muncul ke permukaan air.

Higrofit
Tumbuhan yang hidup di daerah lembap. Tubuhnya terdiri atas
bagian-bagian akar, batang, dan daun. Batangnya pada umumnya
tidak tampak karena terdapat di dalam tanah. Daunnya yang
muda umumnya melingkar atau menggulung.

Xerofit
Tumbuhan yang hidup di daerah yang kering. Tumbuhan ini memiliki
daun tebal, sempit, kadang-kadang berubah bentuk menjadi bentuk
duri, sisik, atau bahkan tidak mempunyai daun. Batangnya tebal
dan mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Akarnya panjang.


Ringkasan materi IPS

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Proklamasi Kemerdekaan yang dilakukan tanggal 17 Agustus 1945 menjadi peristiwa penting bagi bangsa Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi tonggak sejarah dimana bangsa Indonesia berhak atas kemerdekaan dan wajib mempertahankannya. Diawali dengan dijatuhkannya bom atom oleh tentara Amerika Serikat pada tanggal 6 Agustus 1945 di kota Hiroshima dan pada tanggal 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki, Jepang akhirnya menyerah kepada tentara Sekutu. Peristiwa ini dijadikan
kesempatan oleh bangsa Indonesia untuk segera membebaskan diri dari penjajahan bangsa Jepang.

Teks proklamasi ditulis di rumah Laksamana Tadashi Maeda, Jl. Imam Bonjol No. 1. Para penyusun teks proklamasi adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Achmad Soebardjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno. Saat itu hadir pula B.M Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks proklamasi diketik oleh Sayuti Melik.

Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur No. 56 telah hadir, antara lain, Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani, dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10.00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks.
Kemudian bendera Merah Putih yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan.


Pengibar Sang Saka Merah Putih
Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan melibatkan banyak pihak. Salah
satunya adalah mereka yang mengibarkan Sang Saka Merah Putih.
Berkibarnya bendera Merah Putih menegaskan berdirinya negara
Indonesia yang merdeka dan berdaulatsimpati rakyat Indonesia, Jepang memutuskan untuk menghadiahkan kemerdekaan.

Abdul Latif Hendraningrat adalah salah satu pengibar bendera pada
17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur, Jakarta. Ia adalah lulusan
Sekolah Tinggi Hukum. Saat menjadi mahasiswa, ia mengajar Bahasa
Inggris di beberapa sekolah menengah swasta, seperti yang dikelola
oleh Muhammadiyah dan perguruan rakyat. Ia juga ditugaskan ke
New York untuk memimpin rombongan tari.
Abdul Latif Hendraningrat pernah menjadi pasukan Pembela Tanah
Air (PETA) dan ikut dalam berbagai pertempuran. Ia pernah menjabat
komandan komando kota ketika Belanda menyerbu Yogyakarta
(1948).

Kemudian ia ditunjuk sebagai atase militer RI untuk Filipina (1952),
lalu dipindahkan ke Washington hingga tahun 1956.


Ringkasan materi SBdP

Pola Lantai Vertikal (Lurus)
Tari klasik banyak menggunakan pola lantai vertikal. Penarimembentuk garis vertikal, yaitu garis lurus dari depan ke belakang atau sebaliknya. Pola lantai ini memberikan kesan sederhana, Pola Lantai
Contoh : Tari Yospan dari  Papua.  Tari Serimpi dari Jawa Tengah dan Tari Baris Cengkedan dari Bali.

Diagonal
Penari berbaris membentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri.tetapi kuat. contoh Tari Gending Sriwijaya, Sumatra Selatan


Pola Lantai Garis Melengkung
Penari membentuk garis lingkaran. Tari rakyat dan tari tradisional banyak menggunakan pola ini. Pola lantai ini memberi kesan lemah dan lembut.
Contoh : Tari Ma’badong, Toraja, Sulawesi Selatan dan Tari Randai, Sumatra Barat.


Demikian artikel Kurikulum 2013 revisi terbaru, terkait dengan Rangkuman Materi K13 Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 "Rukun dalam Perbedaan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel